Eksplorasi Kearifan Lokal Masyarakat Kawasan Telaga Buret sebagai Pengembangan Sumber Belajar Pendidikan Pancasila Berfokus Elemen Bhinneka Tunggal Ika

Authors

  • Ngaf If Atu Rrosidah Universitas Negeri Malang
  • Nur Wahyu Rochmadi Universitas Negeri Malang
  • Didik Sukriono Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.58230/27454312.4021

Keywords:

kearifan lokal, Telaga Buret, sumber belajar, Pendidikan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika

Abstract

Pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber belajar kontekstual menjadi penting dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya dalam memperkuat pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika melalui konteks sosial yang nyata. Kawasan Telaga Buret memiliki praktik sosial budaya yang khas dan masih lestari, seperti ritual Ulur-Ulur, musyawarah pembagian air, dan gotong royong lintas generasi, yang mencerminkan nilai-nilai kebinekaan dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik kearifan lokal tersebut serta menganalisis relevansinya sebagai dasar dalam pengembangan sumber belajar Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain naturalistik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kearifan lokal di Telaga Buret memiliki relevansi substantif dan valuatif dengan elemen Bhinneka Tunggal Ika. Nilai toleransi, gotong royong, musyawarah, tanggung jawab, dan harmoni sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat berpotensi menjadi sumber belajar kontekstual yang mendukung pembelajaran mendalam dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal Telaga Buret tidak hanya berfungsi sebagai sistem sosial dalam menjaga harmoni masyarakat majemuk, tetapi juga dapat dijadikan dasar pengembangan sumber belajar Pendidikan Pancasila yang berkontribusi dalam pembentukan karakter kewargaan yang demokratis, inklusif, dan bertanggung jawab.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aaisyah, S., & Fauzi, M. F. B. (2025). Comparison Of The Concept Of Pancasila Deliberations And Consensus And Habermas'theory Of Communicative Action In Democratic Discourse: Perbandingan Konsep Musyawarah-Mufakat Pancasila dan Teori Tindakan‎ Komunikatif Habermas dalam Wacana Demokrasi. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 9(1), 58-68. https://doi.org/10.36526/santhet.v9i1.4955

Adiningrat, N., Albina, M., Padila, W., & Tanjung, E. R. (2025). Penelitian deskriptif dalam pendidikan. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(3).

Afiyanto, H., & Sun, M. (2024). Ulur-ulur tradition: Negotiations on local islam and Tulungagung Culture. ASANKA: Journal of Social Science and Education, 5(2), 121-135. https://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/asanka

Agustini, S. R., & Swasto, D. F. (2023). Identification of local wisdom in community culture in Danau Sentarum National Park. Journal of Built Environment Studies, 4(2). https://doi.org/10.22146/best.v4i2.6681

Althof, W., & Berkowitz*, M. W. (2006). Moral education and character education: Their relationship and roles in citizenship education. Journal of moral education, 35(4), 495-518. https://doi.org/10.1080/03057240601012204

Anggraini, R. (2019). Integrasi Sosial Masyarakat Multietnik Di Nagari Sitiung Kabupaten Dhamasraya. Jurnal Sosiologi Andalas, 5(2), 115-132. https://doi.org/10.25077/jsa.5.2.115-132.2019

Anjelita, K., & Supriyanto, A. (2024). Teori belajar konstruktivistik dan implikasinya di sekolah dasar. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 3(1), 916-922. https://doi.org/10.38048/jcpa.v3i1.2822

Anwar, R. K., Khadijah, U. L. S., & Rizal, E. (2023). Harmony in diversity: Social capital and social cohesion in the Gintingan tradition of the Subang community. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 25(2), 244-251. https://doi.org/10.25077/jantro.v25.n2.p244-251.2023

Arif, D. B. (2016). Pengembangan komponen kompetensi kewargaan dalam buku teks Pendidikan Kewarganegaraan SMP/MTs. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 13(1), 46-65. https://doi.org/10.21831/civics.v13i1.11076

Atmaja, T. S. (2024). Internalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(1), 171-179. https://doi.org/10.31571/jpkn.v8i1.7380

Azka, M., Ziyan, N. N., Maulana, R., & Arleawati, A. (2025). Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Sarana Internalisasi Nilai Pancasila. Jurnal Pendidikan Dan Kewarganegara Indonesia, 2(3), 125-137. https://doi.org/10.61132/jupenkei.v2i3.704

Baihaqi, M. A., Prayitno, H. J., Ishartono, N., Hamranani, S. S. T., Putra, C. A., & Nizaar, M. (2025). Reimagining 21st-Century Higher Education: A Literature-Based Exploration of Deep Learning for Cognitive, Social, and Emotional Skill Development. Journal of Deep Learning, 139-168. https://doi.org/10.23917/jdl.v1i2.11600

Budhi, S. (2025). Solidaritas Sosial Suku Dayak Tomun pada Ritual Tiwah di Desa Parit Kabupaten Kotawaringin Timur. Huma: Jurnal Sosiologi, 4(4), 456-466. https://doi.org/10.20527/h-js.v4i4.470

Damanik, Y. G., Musyarri, F. A., Nursasmita, M. A., Assari, E., & Candori, D. (2020). Ketatanegaraan klasik hukum adat Tengger ditinjau dari perspektif politik hukum sebagai produk budaya. Jurnal Hukum Lex Generalis, 1(7), 65-81. https://doi.org/10.56370/jhlg.v1i7.232

Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied developmental science, 24(2), 97-140. https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791

Dewi, A. R., Maily, M. E. W., Safitri, F. N. C., Zaitunnah, P. N., Mala, Z. L., & Suttrisno, S. (2025). Deep Learning Dalam Pembelajaran Mi Tinjauan Literatur Dalam Meaningful Learning Mindful Learning Dan Joyful Learning. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 10(2), 584-592. https://doi.org/10.34125/jkps.v10i2.580

Fauziah, U. N., Arman, A., Ramadani, S., Mahfuroh, L., Adetia, M. F., & Sutari, D. (2025). Implementasi Prinsip-prinsip Deep Learning dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 6(3), 171-176. https://doi.org/10.59632/edukasitematik.v6i3.677

Firmansyah, A. (2025). Kajian Filosofi Dalam Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Pemikiran Jürgen Habermas. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN, 10(2), 116-127. https://doi.org/10.15294/harmony.v10i2.27636

Fitria, R., Zulhendri, Z., & Ediputra, K. (2024). Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Sma. Jurnal Pendidikan Mipa, 14(1), 99-107. https://doi.org/10.37630/jpm.v14i1.1478

Gay, G. (2018). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (3rd ed.). Teachers College Press.

Hakim, L., & Yoesoef, M. (2023). Sinkretisme Dalam Slametan Ritual Ulur-Ulur. Paradigma: Jurnal Kajian Budaya, 13(1), 2. https://doi.org/10.17510/paradigma.v13i1.1088

Hanik, Umi, and Nur Khamidah. (2020). "Ekoteologi Masyarakat Lombok Dalam Tradisi Bau Nyale." (2022).

Hanita, H. (2025). Bahasa dan budaya dalam pendidikan anak: Analisis perspektif teori sosiokultural Vygotsky. Jurnal Warna: Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 10(2), 112-124. https://doi.org/10.24903/jw.v10i2.2158

Hukunala, E. (2026). Praktik Pembelajaran Sosiologi Berbasis Konstruktivisme Sosial Di Sekolah Menengah. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 6292-6297. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.4115

Isnariah, Rizwan, F., & Marzuki. (2025). Are we teaching citizenship right?: A critical review of Pancasila education textbooks. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 22(2), 294–307. https://doi.org/10.21831/jc.v22i2.85606

Jayadiputra, E., & Karim, A. A. (2020, March). 21st century competences in civic education curriculum of Indonesia. In 2nd Annual Civic Education Conference (ACEC 2019) (pp. 99-102). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200320.019

Lestari, S., & Yunita, Y. (2025). Sinkretisme Budaya Islam dan Budaya Lokal Nusantara dalam Memperkokoh Hubungan Masyarakat. Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 10(1), 93-103. https://doi.org/10.32332/riayah.v10i1.10440

Nuraeni, R., & Deratama, D. (2025). Pendidikan kewarganegaraan berbasis multikultural dalam membina keberagaman antar siswa melalui model pembelajaran problem solving and reasoning. Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia, 4(2), 159-169. https://doi.org/10.56916/jipi.v4i2.2048

Nurulanningsih, N., Wahyuni, S. S., Sayc, S. C. C., & Barrios, R. G. (2025). Naturalistic Analysis of the Use of Setting in the Ande-Ande Lumut Folktale as a Medium for Learning Literature in Schools. Tekno-Pedagogi: Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(1), 13-26. https://doi.org/10.22437/teknopedagogi.v15i1.42206

Nuryadi, M. H., & Nurdiani, S. (2019). Relevansi Sumber Belajar Ketahanan Nasional Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Dengan Indikator Pencapaian Kompetensi Siswa (Studi Di Sma Negeri 1 Surakarta, Jawa Tengah). Jurnal Ketahanan Nasional, 25(3), 393-408. https://doi.org/10.22146/jkn.50652

Ola, M. I. D., Tukan, P., & Kwen, K. M. (2025). Penguatan toleransi beragama melalui tradisi tulun tali di Desa Sukutokan. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Humaniora, 11(2), 400-415. https://doi.org/10.30738/sosio.v11i2.19783

Pahru, S., Gazali, M., Pransisca, M. A., Marzuki, A. D., & Nurpitasari, N. (2023). Teori Belajar Kognitivistik Dan Implikasinya Dalam Proses Pembelajaran Di Sekolah Dasar. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 4(4), 1070-1077. https://doi.org/10.55681/nusra.v4i4.1745

Prasetyo, A. (2019). Peranan ruang komunal dalam mewadahi perilaku sosial masyarakat kampung ratmakan. Langkau Betang: Jurnal Arsitektur, 6(2), 101-110. https://doi.org/10.26418/lantang.v6i2.34393

Purnama, S. (2021). Implementasi pendidikan multikultural melalui mata pelajaran ppkn untuk mendukung sikap toleransi siswa dalam masyarakat multikultur. Jurnal Basicedu, 5(6), 5753-5760. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1561

Puspita, I. J., Suharjito, D., & Supriyanto, B. (2024). Social Capital in Collective Action on Water Resources Management in Buleleng, Bali, Indonesia. Journal of Natural Resources & Environment Management/Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 14(1). https://doi.org/10.29244/jpsl.14.1.66-75

Putri, C. P., & Sulistyorini, D. (2022). Struktur Arketipe Dalam Legenda Telaga Buret Desa Sawo Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung. Jurnal Pembelajaran Sastra, 4(01), 33-44. https://doi.org/10.51543/hiskimalang.v4i01.61

Qomaruddin, Q., & Sa'diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77-84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93

Riady, A. S. (2021). Agama dan kebudayaan masyarakat perspektif Clifford Geertz. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 2(1), 13-22. DOI: 10.22373/jsai.v2i1.1199.

Santoso, E. N. S., Wardani, N. E., & Anindyarini, A. (2021). Local wisdom Ulur-Ulur Tlaga Buret ceremony in Tulungagung. Humaniora, 12(3), 209-215. https://doi.org/10.21512/humaniora.v12i3.7024

Setyobekti, A. B., Kathryn, S., & Sumen, S. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Bhineka Tunggal Ika Dalam Membingkai Keberagaman Pejabat Gereja Bethel Indonesia Di DKI Jakarta. SOTIRIA (Jurnal Theologia Dan Pendidikan Agama Kristen), 4(1), 1-10.

Sulkipani, S., & El Faisal, E. (2020). Dampak Potensial Bahan Ajar Berbasis Lingkungan terhadap Pemahaman Peserta Didik pada Pembelajaran PPKn. Jurnal Civic Hukum, 5(2), 136-144. https://doi.org/10.22219/jch.v5i2.11684

Suparlan, S. (2019). Teori konstruktivisme dalam pembelajaran. Islamika, 1(2), 79-88. https://doi.org/10.36088/islamika.v1i2.208

Syarifuddin, D. (2025). Modal sosial dan dinamika pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan desa wisata berkelanjutan. Jurnal Paradigma: Journal of Sociology Research and Education, 6(1), 37-52. https://doi.org/10.53682/jpjsre.v6i1.11660

Tambunan, K. (2025). Exploring The Values of Local Wisdom Of The Community As A Source Of Social Science Learning: Menggali Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Sebagai Sumber Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. Sosioedukasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 14(4), 2971-2980. https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v14i4.6526

Taniredja, T., Pradana, D. W., & Priyanto, E. (2021). Hubungan pembelajaran pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan dengan sikap toleransi peserta didik. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(1), 18. https://doi.org/10.12928/citizenship.v4i1.18017

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes (M. Cole, V. John-Steiner, S. Scribner, & E. Souberman, Eds.). Harvard University Press.

Wertsch, J. V. (1991). Voices of the mind: Sociocultural approach to mediated action. Harvard University Press.

Yulianti, N., Sabila, I. N., & Widianto, A. A. (2022). Solidaritas sosial dalam ritual adat siraman Sedudo di Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk. Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 2(10), 962-971. https://doi.org/10.17977/um063v2i10p962-971

Downloads

Published

2026-05-12

How to Cite

Ngaf If Atu Rrosidah, Nur Wahyu Rochmadi, & Didik Sukriono. (2026). Eksplorasi Kearifan Lokal Masyarakat Kawasan Telaga Buret sebagai Pengembangan Sumber Belajar Pendidikan Pancasila Berfokus Elemen Bhinneka Tunggal Ika. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 15(2 Mei), 1947-1964. https://doi.org/10.58230/27454312.4021