Main Article Content

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripisikan dan menguraikan dampak implementasi manajemen MGMP  terhadap profesionalitas guru IPS SMP Negeri  di Palopo. Jenis penelitian  ini menggunakan  pendekatan  deskriptif kualitatif yang menggambarkan   data  sesuai  yang  terjadi  dilapangan.  Sumber  data dalam  penelitian  ini yakni  data primer    yaitu  ketua MGMP, Kasi PTK, Korwas, Sekertaris MGMP, 3 orang guru mata pelajaran dan staf tata usaha. Data sekunder berupa dokumen dokumen MGMP dan dokumen RPP dan silabus   guru   JPS.   Teknik   yang   digunakan   dalam   pengumpulan    data   dengan menggunakan  observasi,  wawancara dan dokumentasi.  Analisis  data yang digunakan adalah pengumpulan  data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian  ini menunjukkan bahwa: Dampak  Implementasi Manajemen MGMP  terhadap  Profesinalitas Guru SMP Negeri  di Palopo  Hambatan; Guru peserta MGMP kurang disiplin, prosesi MGMP belum pemah melibatkan pakar atau ahli sebagai nara sumber, dan jangkauan  kegiatan MGMP belum didukung dana sepenuhnya. Solusi; pengurus MGMP perlu melakukan konsolidasi kepada MK.KS sehingga terjadi peran yang berimbang dalam membuka kesadaran bagi guru JPS mengikuti  MGMP,  melakukan  kerjasama  baik secara lembaga maupun  individu ahli pakar di bidangnya, dan melakukan usaha-usaha  penggalangan dana.

Keywords

Dampak Implementasi Manajemen MGMP Profesionalitas Guru

Article Details

How to Cite
Fatmawati, F., Hasbi, H., & K., N. (2020). Dampak Implementasi Manajemen Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Terhadap Profesionalitas Guru SMP Negeri di Palopo. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 9(3), 369-383. Retrieved from https://jurnaldidaktika.org/contents/article/view/53

References

  1. Arikunto Suharsimi. (2007). Prosedur Penelitian, Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka
  2. Cipta
  3. Asep Jihad Suyanto. (2013) Menjadi Guru Profesional , Strategi Meningkatkan
  4. Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global. Esensi. Divisi Erlangga
  5. Asrin. (2020). Wawancara Korwas Disdik Kota Palopo [Personal communication]
  6. Basri. (2020). Wawancara Ketua MGMP IPS Kota Palopo [Personal communication]
  7. B.Uno Hamzah. (2008). Profesi Kependidikan Problema, Solusi, dan Reformasi Pendidikan
  8. di Indonesia .Ed.1.Cet.3; Jakarta : Bumi Aksara
  9. Darwanti. (2008) Peran MGMP Terhadap Peningkatan Kompetensi. Jakarta: PT Grasindo
  10. Dirtjen Pendidikan Islam. (2007) Kumpulan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah RI
  11. Tentang Pendidikan Bab IV tentang Guru Pasal 10 I. Jakarta: Departemen Agama.
  12. Emsir (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Jakarta : PT.Raja Grafindo
  13. Persada
  14. Ermana Aep (2008) Pengaruh Kinerja MGMP Terhadap Profesionalitas Guru Pada
  15. Tingkat SMP di Sanggar 032 Jagakarsa Jakarta Selatan, Tesis Yogyakarta, PPs UIN
  16. Sunan Kalijaga
  17. Haekal Husain Muhammad, (2013) Sejarah Hidup Muhammad. Jakarta : PT. Mitra Kerjaya
  18. Indonesia
  19. Haerati. (2020). Wawancara Guru SMP Negeri 8 Palopo [Personal communication]
  20. Hamalik Oemar (2016) Manajemen Pelatihan Dan Ketenagakerjaan Pendekatan Terpadu,
  21. Jakarta: PT. Bumi Aksara
  22. Handoko T. Hani, (2003). Manajemen. edisi.2,Cet.2; Yogyakarta.
  23. Hasibuan Melayu (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia. Cet. II; Jakarta : Gunung
  24. Agung
  25. Kementrian Agama RI (2013). Al-Qur’An dan Terjemahnya, Jakarta: Alfatih
  26. Kemdiknas (2008), Standar Pengembangan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah
  27. Guru Mata Pelajaran (MGMP). Jakarta, PMPTK.
  28. Lorince Ringgi. (2020). Wawancara Guru IPS SMPN 5 Palopo [Personal communication]
  29. Mahfulla Dahri. (2020). Wawancara Kasi PTK SMP Dinas Pendidikan Palopo [Personal
  30. communication]
  31. Melayu Hasibuan, (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia. Cet II; Jakarta: Gunung
  32. Agung
  33. Musfah Jejen, (2011). Peningkatan Kompetensi Guru, Jakarta: Kencana Prenada
  34. Media Group
  35. Moleong Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: PT. Remaja
  36. Rosdakarya, 2008)
  37. Morrisey George L. (2002) Pedoman Perencanaan Taktis. Jakarta: Prenhallindo.
  38. Nasution. (2006) Metode Reseach. Jakarta: Bumi Aksara
  39. Neng Winarni. (2020). Wawancara Guru SMP Negeri 5 Palopo [Personal communication]
  40. N.K Roestiyah, Masalah-masalah Ilmu Keguruan (Cet.V;Jakarta ; PT.Bina aksara,2017)
  41. Pujileksono Sugeng. (2015) Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif. Malang: Instrans
  42. Publising
  43. Risna. (2020). Wawancara Sekertaris MGMP IPS SMP Kota Palopo [Personal communication]
  44. Rohmat. (2012). Pilar Peningkatan Mutu Pendidikan. Yogyakarta: Cipta Media Aksara
  45. Room Muh. (2006). Implementasi Nilai-nilai Tasawuf Dalam Pendidikan
  46. Islam Cet.; Makassar: UIN Alauddin Press
  47. Sagala Syaiful. (2009) Kemampuan Profesional guru dan tenaga Pendidik, Bandung: Alfa
  48. Beta
  49. Sanjaya Wina. (2006) Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan
  50. Jakarta : Kencana
  51. Suarti. (2020). Wawancara guru SMP Negeri 3 Palopo [Personal communication]
  52. Suryabrata Sumadi. (2015) Metodologi Penelitian. Jakarta: PT.Rajagrafindo Persada
  53. Sugiono. (2014). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: CV. Alfabeta
  54. Suprayogo Imam. (2001) Metodologi Penelitian Sosial Agama Cet I; Bandung: Remaja
  55. Rosdakarya
  56. Tanzeh Ahmad. (2011). Metodologi Penelitian Praktis. Yogyakarta: Teras
  57. Titik Sulistiawati. (2020). Wawancara guru SMP 8 Palopo [Personal communication]
  58. Widodo Trisno. (2005) Memberdayakan MGMP. Cet.I. Yogyakarta: Bigraf Publishing
  59. Wijaya Cece. (2013). Kemampuan Dasar Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung:
  60. Remaja Rosda Karya
  61. Zamroni. (2009). Paradigma Pendidikan Masa Depan. Jakarta: Rajagrafindo Persada