Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Interaktif Smart Apps Creator Berbasis Sosiosaintifik untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Hendriyadi Universitas Sriwijaya, Palembang
  • Siti Dewi Maharani Universitas Sriwijaya, Palembang
  • Erna Retna Sapitri Universitas Sriwijaya, Palembang

DOI:

https://doi.org/10.58230/27454312.5237

Keywords:

Smart Apps Creator ; Media Interaktif; Sosiosaintifik; Berpikir Kritis

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran IPAS sekolah dasar. Namun, proses pembelajaran masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan penggunaan media interaktif yang mampu menghubungkan konsep pembelajaran dengan fenomena nyata serta melibatkan siswa dalam aktivitas berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru dan siswa terhadap pengembangan media interaktif Smart Apps Creator berbasis sosiosaintifik sebagai upaya mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif sebagai tahap analisis (analysis) dalam model pengembangan ADDIE. Partisipan penelitian terdiri atas 8 guru sekolah dasar dan 24 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner analisis kebutuhan guru dan siswa yang masing-masing terdiri atas 10 butir pernyataan dengan skala Likert lima pilihan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata (mean), standar deviasi, frekuensi, dan persentase kategori kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan guru terhadap pengembangan media interaktif Smart Apps Creator  berbasis sosiosaintifik berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata M = 46,25 (SD = 1,28) dan persentase skor ideal sebesar 92,50%. Sementara itu, kebutuhan siswa memperoleh nilai rata-rata M = 39,67 (SD = 8,06) dengan persentase skor ideal sebesar 79,33%. Temuan ini menunjukkan bahwa guru dan siswa membutuhkan media pembelajaran digital yang interaktif, kontekstual, dan mampu mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis melalui pendekatan sosiosaintifik. Hasil analisis kebutuhan ini menjadi dasar dalam penyusunan karakteristik awal pengembangan media interaktif Smart Apps Creator  berbasis sosiosaintifik pada tahap pengembangan berikutnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dwyer, C. P., Hogan, M. J., & Stewart, I. (2014). An integrated critical thinking framework for the 21st century. Thinking Skills and Creativity, 12, 43–52.

https://doi.org/10.1016/j.tsc.2013.12.004

Haleem, A., Javaid, M., Qadri, M. A., & Suman, R. (2022). Understanding the role of digital technologies in education: A review. Sustainable Operations and Computers, 3, 275–285.

https://doi.org/10.1016/j.susoc.2022.05.004

Mayer, R. E. (2021). Evidence-based principles for how to design effective instructional videos. Journal of Applied Research in Memory and Cognition, 10(2), 229–240.

https://doi.org/10.1016/j.jarmac.2021.03.007

Romine, W. L., Sadler, T. D., & Kinslow, A. T. (2017). Assessment of scientific literacy: Development and validation of the Quantitative Assessment of Socio-scientific Reasoning (QuASSR). Science Education, 101(5), 823–846.

https://doi.org/10.1002/sce.21297

Sadler, T. D., & Zeidler, D. L. (2009). Scientific literacy, PBL, and socioscientific issues: A research study. Science Education, 93(1), 1–18.

https://doi.org/10.1002/sce.20293

Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. New York: Springer.

https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Yusoff, M. S. B. (2019). ABC of Content Validation and Content Validity Index Calculation. Education in Medicine Journal, 11(2), 49–54.

https://doi.org/10.21315/eimj2019.11.2.6

Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6

Fadly, W., Ramli, M., & Supriyadi, S. (2024). Socioscientific issues-based learning to improve students’ critical thinking skills: A systematic review. Journal of Science Education Research, 8(1), 45–56.

Hidayat, A., Saputro, B., & Wibowo, F. C. (2023). Development of interactive digital learning media based on Smart Apps Creator to improve elementary students’ learning outcomes. International Journal of Instruction, 16(4), 721–738.

OECD. (2023). PISA 2022 Assessment and Analytical Framework: Mathematics, Reading, Science and Financial Literacy. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/dfe0bf9c-en

Prasetyo, Z. K., Yuliati, L., & Susanto, H. (2024). Interactive digital media development to support elementary students’ science learning in the digital era. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 13(1), 88–98.

Putri, R. E., & Haryanto, H. (2023). Interactive learning media based on mobile application for improving elementary students’ engagement and conceptual understanding. Journal of Education and Learning, 17(3), 421–430.

Rahmawati, F., & Atmojo, I. R. W. (2023). Digital learning media utilization in elementary science learning: Challenges and opportunities. Jurnal Basicedu, 7(5), 3121–3132.

Sadler, T. D., & Zeidler, D. L. (2021). The role of socioscientific issues in science education: Theory, research, and practice. Science & Education, 30, 1–20.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Bandung: Alfabeta.

Zubaidah, S. (2023). Critical thinking skills: Concepts, indicators, and strategies for learning. Journal of Educational Sciences, 7(2), 123–135.

Downloads

Published

2026-11-01

How to Cite

Hendriyadi, H., Maharani, S. D. ., & Sapitri, E. R. . (2026). Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Interaktif Smart Apps Creator Berbasis Sosiosaintifik untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 15(4 November), 4879-4890. https://doi.org/10.58230/27454312.5237