Representasi Kearifan Lokal Dalam Pappaseng Bugis Dan Kontribusinya Terhadap Profil Pelajar Pancasila

Authors

  • Amildayani Universitas Negeri Makassar
  • Andi Agussalim Aj Universitas Negeri Makassar
  • Syamsudduha Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.58230/27454312.2300

Keywords:

Pappaseng Bugis, kearifan lokal, Profil Pelajar Pancasila, pendidikan karakter, nilai budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kearifan lokal dalam pappaseng Bugis serta kontribusinya terhadap Profil Pelajar Pancasila (P5) di MTsN 1 Bone. Data penelitian terdiri atas representasi kearifan lokal yang berwujud ungkapan atau peribahasa dalam teks pappaseng Bugis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, baca-simak, wawancara, pencatatan, dan pengamatan. Analisis data menggunakan metode analisis isi yang mencakup tahap identifikasi, klasifikasi, analisis, dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi kearifan lokal dalam pappaseng Bugis mencakup sepuluh aspek utama. Pertama, kearifan lokal terkait ketuhanan, seperti mappésona ri déwata séuwaé (Ketuhanan). Kedua, penghormatan terhadap tanda-tanda alam. Ketiga, kearifan lokal dalam lingkungan hidup/pertanian melalui pemahaman peredaran waktu. Keempat, nilai pendidikan yang menekankan kecendekiaan dan kepandaian. Kelima, nilai pada upacara perkawinan dan kelahiran, seperti kerja keras, tanggung jawab, dan kesabaran. Keenam, kearifan lokal dalam makanan, yang menekankan kesederhanaan dan ketabahan. Ketujuh, siklus kehidupan manusia dan watak, meliputi kejujuran, saling menghargai, siri (malu), kekeluargaan, tata krama, kerja keras, ketegasan, kesabaran, keberanian, serta konsistensi antara kata dan perbuatan. Kedelapan, nilai kesehatan berupa kebersihan lahir batin. Kesembilan, nilai pekerjaan berupa ketelitian. Kesepuluh, nilai perdagangan, seperti kejujuran, kemampuan bergaul, dan kecakapan. Temuan ini menunjukkan bahwa kearifan lokal pappaseng Bugis berkontribusi positif terhadap penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), khususnya dalam aspek beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mandiri, bergotong royong, serta memiliki semangat kebinekaan global. Dengan demikian, pappaseng Bugis berperan penting sebagai sumber pendidikan karakter yang relevan dengan tuntutan kurikulum modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afif, N. (2022). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dalam konteks kurikulum merdeka. Jakarta: Media Edukasi Nusantara.

Ahuluheluw, I. (2018). Amma Toa–Budaya (Kearifan Lokal) Suku Kajang Dalam di Bulukumba Sulawesi Selatan. Makassar: Pustaka Budaya.

Aqsa, M. (2020). Nilai-nilai kearifan lokal Bugis dalam penguatan pendidikan karakter siswa. Makassar: Penerbit Cakrawala.

Bungin, B. (2017). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya. Jakarta: Kencana.

Fitriana, A., & Mulyati, Y. (2024). Analisis nilai kebudayaan lokal Bugis dalam cerita rakyat La Galigo. Jurnal Bahasa dan Sastra Nusantara, 6(1), 45–57.

Hidayah, M. N. (2024). Penerapan nilai religius dalam pappaseng Bugis dan relevansinya dengan profil pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Multikultural, 10(1), 21–33.

Hidayat, U. S. (2019). Kearifan lokal dalam pendidikan karakter. Bandung: Pustaka Lestari.

Mahsyar, M., Syarifuddin, A., & Anwar, L. (2019). Lempu sebagai nilai integritas dalam budaya Bugis: Relevansi dengan pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 24(2), 102–110.

Makkasau, M. I. D. K. (2022). Pappaseng dan pendidikan moral masyarakat Bugis. Makassar: Arus Timur Press.

Moleong, L. J. (2000). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhdina. (2015). Kerukunan umat beragama berbasis kearifan lokal di Kota Makassar. Makassar: Lembaga Studi Keislaman.

Naing, M., Sampara, S., & Andi, H. (2009). Kearifan lokal tradisional masyarakat nelayan pada permukiman mengapung di Danau Tempe Sulawesi Selatan. Jakarta: Balitbang Kementerian Perikanan.

Qadaruddin, M. (2023). Nilai-nilai kearifan lokal dalam pappaseng Bugis dan implementasinya dalam pendidikan. Jurnal Warisan Budaya, 11(2), 89–101.

Rusdi, R., Ahmad, H., & Lestari, N. (2023). Kearifan lokal tradisi Mappatabe’ masyarakat Bugis Bone pada generasi milenial. Jurnal Sosiokultural Indonesia, 8(1), 34–47.

Syarif, S. (2017). Pengelolaan lingkungan dalam perspektif kearifan lokal masyarakat adat Karampuang Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. Jurnal Kearifan Lingkungan, 3(2), 56–67.

Downloads

Published

2025-08-31

How to Cite

Amildayani, Andi Agussalim Aj, & Syamsudduha. (2025). Representasi Kearifan Lokal Dalam Pappaseng Bugis Dan Kontribusinya Terhadap Profil Pelajar Pancasila. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(3 Agustus), 5847-5856. https://doi.org/10.58230/27454312.2300