Revitalisasi Aksara Lontara sebagai Identitas Budaya bagi Siswa Suku Bugis Perantauan

Authors

  • A. Muh. Ayyub HT Universitas Muhammadiyah Mamuju
  • Indriani Universitas Muhammadiyah Mamuju

DOI:

https://doi.org/10.58230/27454312.1344

Keywords:

Bugis, Perantau, Budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali Aksara Lontara sebagai media tulis pada masyarakat Bugis perantau di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, guna mempertahankan identitas budaya lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Pasangkayu dengan sampel sebanyak 40 siswa berusia 12–15 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh melalui wawancara dan angket, sementara data sekunder berasal dari karya siswa berupa surat sederhana yang ditulis menggunakan Aksara Lontara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan Aksara Lontara pada tahap sosialisasi sangat rendah, dengan 97,5% sampel belum memahami aksara tersebut. Namun, setelah dilaksanakan tahapan pengembangan, seluruh sampel mampu menguasai 23 huruf Aksara Lontara dalam penulisan kalimat sederhana. Pada tahap implementasi, seluruh siswa dapat menulis surat sederhana dengan tema “Izin Tidak Hadir ke Sekolah” menggunakan Aksara Lontara. Meski demikian, penguasaan diakritik masih menjadi tantangan, dengan hanya 15% sampel yang berhasil menempatkan diakritik dengan benar. Kesalahan yang umum terjadi meliputi penempatan tanda yang tidak tepat, penghilangan tanda, dan penggunaan tanda yang berlebihan. Faktor-faktor yang mempengaruhi penguasaan Aksara Lontara antara lain penggunaan bahasa Bugis yang sudah berkurang dalam komunikasi sehari-hari, latar belakang keluarga, serta lingkungan sosial yang kurang mendukung.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baso, Y. S. (2019). Teknologi Aksara Lontara Di Era Informasi Teknologi 4.0. Nady Al-Adab, 16(1), 64. https://doi.org/10.20956/jna.v16i1.6873

Eddy Sartono, E. K., & Wulandari, A. E. (2020). Pengembangan Media Kereta Budaya Untuk Menanamkan Karakter Cinta Tanah Air Siswa Kelas Iv Sd. Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 62. https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v8n1.p62--82

Firdaus, F., Anggreta, D. K., & Yasin, F. (2020). Internalizing Multiculturalism Values Through Education: Anticipatory Strategies for Multicultural Problems and Intolerance in Indonesia. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 22(1), 131. https://doi.org/10.25077/jantro.v22.n1.p131-141.2020

Kilawati, A., Zulham, M., & Sunardin. (2024). Pengembangan Buku Baca Tulis Aksara Lontara’ Berbasis Budaya Bugis Untuk Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 17–29. https://doi.org/10.21009/jpd.v14i2.38841

Mekarisce, A. A. (2020). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data pada Penelitian Kualitatif di Bidang Kesehatan Masyarakat. JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 12(3), 145–151. https://doi.org/10.52022/jikm.v12i3.102

Mukhdar Mustafa, Farid Wajidi, A.Amirul Asnan Cirua, Nahya Nur, I. (2024). Pengenalan Huruf Aksara Lontara Menggunakan Metode Convolutional Neural Network. Journal of Computer and Information System ( J-CIS ), 7(1), 34–42. https://doi.org/10.31605/jcis.v7i1.3768

Nella Audina Kusuma Citra, Alfi Laila, & Rian Damariswara. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Subtema Indahnya Keragaman Budaya Dinegeriku Untuk Meningkatkan Karakter Cinta Tanah Air Pada Siswa Kelas Iv Sd. EduMatSains : Jurnal Pendidikan, Matematika Dan Sains, 7(1), 167–182. https://doi.org/10.33541/edumatsains.v7i1.3958

Nini Kasmini, & Mursalim. (2023). Perilaku Komunikasi Suku Bajo Dalam Berinteraksi Dengan Suku Bugis di Dusun Bajoe Kabupaten Bone. KAREBA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 13–28.

Nugraha, A. A. (2023). Perancangan Boardgame Aksara Lontara Untuk Anak Sekolah Dasar Suku Bugis Melalui Translasi Game Digital Dengan Pendekatan Design , Dynamic , Experience ( DDE ). Jurnal Tanra Desain Komunikasi Visual Visual, 10.

Pakpahan, A. F., Prasetio, A., Negara, E. S., Gurning, K., Situmorang, R. F. R., Tasnim, T., Sipayung, P. D., Sesilia, A. P., Rahayu, P. P., Purba, B., Chaerul, M., Yuniwati, I., Siagian, V., & Rantung, G. A. J. (2021). Metodologi Penelitian Ilmiah.

Pudjiastuti, S. R., Hadi, N., Arfani, H., Akbar, R. P., & Tajudin, A. S. (2021). the Culture and Local Wisdom of the Indigenous People Kasepuhan Sinar Resmi. Jhss (Journal of Humanities and Social Studies), 5(2), 198–202. https://doi.org/10.33751/jhss.v5i2.4067

Rachmawati, Y. (2020). Pengembangan Model Etnoparenting Indonesia pada Pengasuhan Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1150–1162. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.706

Ratna, I., & Pattinasarany, I. (2022). Creating the Habitus of Tolerance in Indonesian Schools: Normative, Praxis, and Symbolic Dimensions. Masyarakat, Jurnal Sosiologi, 27(1). https://doi.org/10.7454/mjs.v27i1.13475

Sabri, M., Nurhayati, & Syahrir. (2020). Aplikasi Pembelajaran Aksara Lontara Bugis Makassar Berbasis Mobile. Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro Dan Informatika (SNTEI) 2020, 116–122.

Sakaruddin. (2016). Lontaraq: Artefak Budaya Purba Yang Gagal Bertransformasi. Jurnal Publisitas, 5, 21–27. https://repositori.uin-alauddin.ac.id/15021/1/Jurnal%20lontarak.pdf

Soemarmi, A., & Diamantina, A. (2019). Konsep Negara Kepulauan Dalam Upaya Perlindungan Wilayah Pengelolaan Perikanan Indonesia. Masalah-Masalah Hukum, 48(3), 241. https://doi.org/10.14710/mmh.48.3.2019.241-248

Downloads

Published

2024-11-09

How to Cite

Revitalisasi Aksara Lontara sebagai Identitas Budaya bagi Siswa Suku Bugis Perantauan. (2024). Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(4 Nopember), 4367-4376. https://doi.org/10.58230/27454312.1344