Main Article Content

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di kelas VI SDN 93 Tombang diketahui kemampuan siswa dalam menulis puisi belum optimal. Siswa cenderung memilih diksi yang kurang tepat, keberanian siswa mengungkapkan ide masih kurang serta perolehan hasil menulis puisi 6 dari 22 siswa belum mencapai KKM yaitu 70. Dengan kendala tersebut, guru harus dapat memilih teknik yang tepat untuk pembelajaran menulis puisi. Salah satu teknik yang tepat yaitu teknik akrostik oleh karena itu, subjek penelitian ini adalah mengkaji kemampuan siswa menulis puisi pada kelas VI SDN 93 Tombang melalui penerapan teknik akrostik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi serta. Subjek penelitian ini adalah 22 siswa kelas VI SDN 93 Tombang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dan tes Keseluran data yang diperoleh dianalisis melalui tahap-tahap: reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa hasil pratindakan dalam menulis puisi masih tergolong masi kurang. Setelah tindakan dilakukan dengan penerapan teknik akrostik dalam meningkatkan pembelajaran menulis puisi menunjukkan adanya peninkatan sedang hingga baik sekali. Hasil akhir penelitian ini menunjukan bahwa penerapan teknik akrostik dalam pembelajaran menulis puisi dapat meningkatkan kompotensi siswa dalam keterampilan menulis puisi.

Keywords

Menulis Puisi Akrostik

Article Details

How to Cite
Hamsa, H., Sukirman, S., & Firman, F. (2019). Menulis Puisi dengan Teknik Akrostik . Didaktika: Jurnal Kependidikan, 8(2), 67-74. Retrieved from https://jurnaldidaktika.org/contents/article/view/68

References

  1. Dendy Sugono. (2011). Buku Praktis Bahasa Indonesia jilid 1 Edisi Kedua Jakarta: Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan.
  2. Dendy Sugono. (2011). Buku Praktis Bahasa Indonesia Edisi Kedua Jakarta: Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan
  3. Firman. (2015). Terampil Menulis Karya Ilmiah (Vol. 138). Penerbit Aksara Timur.
  4. Mohammad Nazir. (2007). Metode Penelitian, Jakarta: Ghalia Indonesia.
  5. Suwardi Endaswara. (2011). Metodologi Penelitian Sastra, Yogyakarta CAPS.
  6. Syahruddin. (2009). Apresiasi Puisi, Makassar: CV Permata Ilmu.
  7. Shodikin. (2015) Puisi Akrostik, http://belajarmenulis...akrostik-apakah-itu-puisi akrostik/webs.com/apps/blog.com, 20 Desember 2015.
  8. Suharsimi Arikunto, Suhardjono, Supardi. (2011). Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta: PT Bumi Aksara
  9. Sukirman Nurdjan, S. S., Firman, S. P., & Mirnawati, S. P. (2016). Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Penerbit Aksara Timur.
  10. Turyati. (2014). Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi dengan Teknik Akrostik Pada Siswa Kelas VIII SMPN 1 Ambal, Skripsi, Purwokerto.
  11. Waluyo, Herman. J. (2005). Apresiasi Puisi untuk Pelajar dan Mahasiswa.Jakarta : PTGramedia Pustaka Utama.
  12. Zuleha. (2013). Pembelajaran Bahasa Indonesia, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  13. Zainuddin. (1992). Materi Pokok Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta.