Main Article Content

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk meningkatkan Kompetensi Guru Menerapkan Model Pembelajaran Mind Mapping dalam Mengajar Guru UPT SD Negeri 210 Minna Kecamatan Tana Lili Kabupaten Luwu Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Subjek penelitian yaitu guru UPT SD Negeri 210 Minna Kecamatan Tana Lili Kabupaten Luwu Utara.dengan jumlah guru seba-nyak 13 (tiga belas) orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara. Penelitian ini dilakukan 2 siklus yaitu siklus pertama dilakukan metode Bimbingan dan pelatihan metode feer teaching dapat meningkatkan kompetensi guru dalam proses mengajar. Guru menunjukkan keseriusan dalam memahami dan melakukan peer teaching dengan bimbingan dan pelatihan dari peneliti. Informasi ini peneliti peroleh dari hasil pengamatan pada saat bimbingan dan latihan metode feer teaching meningkatkan kompetensi guru menerapkan  model mind mapping dalam pembelajaran. Kesimpulan akhir dari penelitian ini adalah dengan Bimbingan dan pelatihan metode feer teaching dapat meningkatkan kompetensi guru dalam proses mengajar.  Hal itu dapat dibuktikan dari hasil observasi/pengamatan yang memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan kompetensi guru dari siklus ke siklus .yaitu terjadi peningkatan sebesar19,81% dari siklus pertama  kesiklus kedua.

Keywords

Kompetensi Guru Model Mind Mapping Metode Peer Teaching

Article Details

How to Cite
Jama, M. (2020). Meningkatkan Kompetensi Guru Melalui Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping dalam Pembelajaran Berbasis Metode Peer Teaching pada Guru Sekolah Dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 9(3), 345-356. Retrieved from https://jurnaldidaktika.org/contents/article/view/51

References

  1. Abdjul, M. S. (2019). Kesulitan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Lemito. Skripsi, 1(231414004). https://repository.ung.ac.id/skripsi/show/231414004/kesulitan-belajar-siswa-pada-mata-pelajaran-sejarah-kelas-xi-ips-di-smanegeri-1-lemito.html
  2. Anggiet Nurhasan, S. (2017). Peningkatan Kemampuan Motorik Siswa dalam Praktik Listrik Otomotif dengan Metode Peer Teaching pada Siswa Kelas XI TKR SMKN 4 Purworejo Tahun Ajaran 2015/2016. Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo, 9(1), Article 1. https://doi.org/10.37729/autotech.v9i1.3375
  3. Asifa, P., & Afriansyah, H. (2020). 4. Administrasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan. OSF Preprints. https://doi.org/10.31219/osf.io/num36
  4. Firman, F. (2015). Terampil Menulis Karya Ilmiah (S. P. Mirnawati, Ed.). Penerbit Aksara Timur. http://repository.iainpalopo.ac.id/id/eprint/2847/
  5. Idzhar, A. (2016). Peranan Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Office, 2(2), 221–228. https://doi.org/10.26858/jo.v2i2.2956
  6. Malyana, A. (2020). Pelaksanaan Pembelajaran Daring dan Luring dengan Metode Bimbingan Berkelanjutan pada Guru Sekolah Dasar di Teluk Betung Utara Bandar Lampung. Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesia, 2(1), 67–76.
  7. Shaleh, M., & Mirnawati, M. (2020). Reinforcement Pendidikan Karakter pada Modul Bahasa Indonesia Berbasis Budaya Lokal Tana Luwu. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 139–150. https://doi.org/10.12928/jp.v4i2.1697
  8. Mangzilaturrohmah, L. (2019, April 22). Keterampilan Guru dalam Menggunakan Variasi Mengajar Tematik Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Miftahul Ulum Kademangan Blitar [Skripsi]. IAIN Tulungagung. https://doi.org/10/Bab%20IV.pdf
  9. Munawaroh, M. (2020). Kompetensi Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Melalui Bimbingan Berkelanjutan pada Guru Taman Kanak-Kanak Masjid Agung Lampung Selatan. Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 13(1), 163–174. https://doi.org/10.12345/lentera.v13i1.525
  10. Noverita, H. (2020). Upaya Peningkatan Mutu Pembelajaran Melalui Supervisi Akademis pada SDN 05 Sungai Jambu Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(3), 327–336. https://doi.org/10.34125/mp.v4i3.502
  11. Nurdin, H. (2020). Problems and Crisis Of Islamic Education Today and in The Future. International Journal of Asian Education (IJAE) by READ Institute, 1(1), 21–28. https://doi.org/10.46966/ijae.v1i1.17
  12. Salasati, K. (2015). Hubungan antara Kesejahteraan Guru dengan Kepuasan Kerja [S1, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. http://eprints.ums.ac.id/39068/
  13. Saragih, H. (2016). Meningkatkan Ketrampilan Guru Membuat Perangkat Pembelajaran Berbasis Kurikulum 2013 bagi Guru pada Sekolah. JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL, 8(2), 114–122. https://doi.org/10.24114/jupiis.v8i2.5157
  14. Sopiah, Y. (2019). Strategi Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Menyusun Rencana Program Pembelajaran Harian Melalui Bimbingan Berkelanjutan. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 5(1), 44–50. https://doi.org/10.31949/educatio.v5i1.35
  15. Syam, N., & Ramlah, R. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping dalam Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Siswa Kelas IV SDN 54 Kota Parepare. Publikasi Pendidikan, 5(3), Article 3. https://doi.org/10.26858/publikan.v5i3.1612
  16. Yakhya, I. R., Sabdaningtyas, L., & Sugiyanto, S. (2014). Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Menggunakan Model Mind Mapping. Jurnal Pedagogi, 2(6), Article 6. http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/pedagogi/article/view/7672