Main Article Content

Nursamda Nursamda

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melaksanakan pembelajaran sesuai skenario dalam RPP terintegrasi PPK dengan menggunakan metode peer teaching pada kelompok kerja guru (KKG) SD Negeri 44 Rampoang Palopo Tahun Pelajaran 2018/2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Subjek penelitian yaitu guru SD Negeri 44 Rampoang Kota Palopo dengan jumlah guru sebanyak 8 (delapan) orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan pengamatan. Penelitian ini dilakukan 2 siklus yaitu siklus pertama dilakukan metode Bimbingan dan pelatihan metode feer teaching dapat meningkatkan kompetensi guru dalam proses mengajar. Guru menunjukkan keseriusan dalam memahami dan melakukan peer teaching dengan bimbingan dan pelatihan dari peneliti. Informasi ini peneliti peroleh dari hasil pengamatan pada saat bimbingan dan latihan metode feer teaching meningkatkan kompetensi  guru melaksanakan pembelajaran sesuai skenario dalam RPP terintegrasi PPK dalam pembelajaran. Kesimpulan akhir dari penelitian ini adalah dengan Bimbingan dan pelatihan metode feer teaching dapat meningkatkan kompetensi guru dalam proses mengajar.  Hal itu dapat dibuktikan dari hasil observasi/pengamatan yang memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan kompetensi  guru dari siklus ke siklus, yaitu terjadi peningkatan sebesar 16,86% untuk kompetensi guru dalam melakukan peer teaching melaksanakan pembelajaran sesuai skenario dalam RPP terintegrasi PPK dari siklus pertama  kesiklus kedua.

Article Details

How to Cite
Nursamda, N. (2020). Meningkatkan Kompetensi Guru Kelas dalam Pembelajaran sesuai Skenario dalam RPP Terintegrasi PPK melalui Metode Peer Teaching pada Kelompok Kerja Guru (KKG) SD Negeri 44 Rampoang Palopo . Didaktika: Jurnal Kependidikan, 9(2), 201-212. Retrieved from https://jurnaldidaktika.org/contents/article/view/27
References
Ahmadi, Abu dan Widodo Supriyono. (2008). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Depdiknas, RI. (2003). UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
_______. (2005). UU RI No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Depdiknas.
_______. (2005). Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.
Kemendikbud, RI. (2017). Perpres 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, Jakarta.
Kemendikbud. (2018). Permendikbud No. 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter Pada Satuan Pendidikan Formal. Jakarta.
Muzamil, Ahmad. (2015). Pendidikan Karakter melalui kegiatan Ekstrakurikuler Karate BKC Pada siswa MI Nurussibyan. Skripsi. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Narwati, Sri. (2011). Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Familia.
Nawawi, Hadari. (1985). Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Puspitasari, Filia dan Endang Ernawati. (2010). Pengaruh Mekanisme Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Badan Usaha. Jurnal Manajemen Teori dan Terapan, Vol. 3. No. 2. pp. 189-215.
Saptono. (2011). Dimensi-Dimensi Pendidikan Karakter. Salatiga: Erlangga.
Sriwilujeng, Dyah. (2018). Panduan Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Esensi Erlangga Group.
Sudarsono, Fx. (2001). Aplikasi Tindakan Kelas. Jakarta: DIKTI.
Sudjana, Nana. (2009). Standar Kompetensi Pengawas Dimensi dan Indikator. Jakarta: Binamitra Publishing.