Main Article Content

Dodi Ilham

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk melihat berbagai persoalan-persoalan yang terjadi dalam membahas fisafat pendidikan Islam. Dalam tulisan ini akan membedah persoalan pendidikan pada aspek ontologi, epistimologi, dan aksiologi. Persoalan ontologi pendidikan dalam kajian filsafat pendidikan Islam terbagi atas tiga persoalan: pendidikan ber-Islam yakni mengupayakan pembimbingan, pendidikan dan pembinaan dalam mengenalkan Islam secara keseluruhan kepada peserta didik; pendidikan ber-Iman yakni mengupayakan totalitas ajaran Islam untuk ditanamkan kepada anak melalui keimanan kepada Allah swt dengan dasar-dasar iman, rukun Islam dan dasar-dasar syari’ah; dan pendidikan ber-Ihsan yakni menanamkan keyakinan suasana hati dan perilaku peserta didik untuk senantiasa merasa dekat dengan Tuhan sehingga tindakannya sesuai dengan aturan Allah swt. Persoalan epistemologi pendidikan dalam kajian filsafat pendidikan Islam adalah proses pendidikan dalam tataran sistem pendidikan Islam, yang ruang lingkupnya adalah tujuan pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam, materi pendidikan Islam, metode pendidikan Islam, pendidik, peserta didik, sarana pendidikan Islam, alat pendidikan Islam, dan pendekatan pendidikan Islam. Persoalan aksiologi pendidikan dalam kajian filsafat pendidikan Islam menyangkut nilai-nilai tentang pendidikan Islam itu sendiri dengan maksud menguji dan mengintegrasikan semua nilai tersebut dalam kehidupan manusia, menjaga dan membina di dalam kepribadiannya baik yang bersifat spiritual maupun yang berwujud yang terbagi atas dua nilai utama yaitu nilai Ilahiyah dan nilai Insaniyah.

Metrics

Metrics Loading ...

Article Details

How to Cite
Ilham, D. (2020). Persoalan-Persoalan Pendidikan dalam Kajian Filsafat Pendidikan Islam. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 9(2), 179-188. Retrieved from https://jurnaldidaktika.org/contents/article/view/22
References
Frimayanti, Ade Imelda. (2017). “Implementasi Pendidikan Nilai Dalam Pendidikan Agama Islam”, Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 8 No. II 2017, http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/tadzkiyyah/article/ download/2128/1612.
Al Imam An-Nawawi Abu Zakariya, Hadis Arbain, Rukun Islam, Iman, dan Ihsan, https:// haditsarbain.com/hadits/rukun-islam-iman-dan-ihsan/.
Lubis, Amir Hamzah. (2016). “Pendidikan Keimanan dan Pembentukan Kepribadian Muslim”, Jurnal Darul ‘Ilmi Vol. 04, No. 01 Januari 2016, http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/ DI/article/download/426/398.
Departemen Agama R.I. (2002). al-Qur’an dan Terjemahnya, Bandung: Darus Sunnah.
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/soal.
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/masalah.
Suprayogo, Imam. (2010). “Ber-Islam Seharusnya Menjadi Yang Terbaik”, https://uin-malang.ac.id/ r/161001/ber-islam-seharusnya-menjadi-yang-terbaik.html.
Khotimah, Indah Husnul. (2015). “Dimensi Aksiologis Pendidikan Islam”, https://www.researchgate.net/profile/Indah_Husnul_Khotimah/publication/329528105_DIMENSI_AKSIOLOGIS_PENDIDIKAN_ISLAM/links/5c17c59ba6fdcc494ffc5121/DIMENSI-AKSIOLOGIS-PENDIDIKAN-ISLAM.pdf?origin=publication_detail.
Sabil, Jabbar. (2014). “Masalah Ontologi dalam Kajian Keislaman”, Jurnal Ilmiah ISLAM FUTURA Vol. 13. No. 2, Februari 2014, 142-159, https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/islamfutura/article/ download/67/62.
Jalaludin, dan Usman Said. (1994). Filsafat Pendidikan Islam: Konsep dan Perkembangan Pemikirannya, Cet. I; Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Rofiq, M. Nafiur. (2012). “Peranan Filsafat Ilmu Bagi Perkembangan Ilmu Pengetahuan”, FALASIFA: Jurnal Studi Keislaman, https://ejournal.inaifas.ac.id/ index.php/falasifa/article/download/112/77.
Inayah, Mamluatul. (2015). “Konsep Ihsan Sebagai Pendidikan Karakter dalam Pemikiran Sachiko Murata dan William C Chittick”, Tesis: Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 2015, h.16., http://etheses.uin-malang.ac.id/3255/1/13771013.pdf, laman diakses tanggal 6 Mei 2020.
Ihwanto, Muhammad Arif dkk,. (2017). “Desain Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-nilai Ihsan bagi Siswa MI NU Salafiyah Kudus”, Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology IJCET 6 (1) (2017): 1 – 10, https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujet/article/ view/15570, laman diakses tanggal 7 Mei 2020.
Mugiono. (2017). “Perkembangan Pemikiran dan Peradaban Islam dalam Perspektif Sejarah, Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama”, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/JIA/article/view/457.
Hidayat, Rahmat dan Henny SN,. (2018). Filsafat Pendidikan Islam; Membangun Konsep Pendidikan Islam, Cet. 1; Medan: LPPI.
Purwanto. (2007). “Pluralisme Agama dalam Prespektif Nurcholish Madjid”, Religio: Jurnal Studi Agama-Agama, http://jurnalfuf.uinsby.ac.id/index.php/religio/ article/download/277/223.
Hidayat, Rahmat. (2016). “Epistemologi Pendidikan Islam: Sistem, Kurikulum, Pembaharuan Dan Upaya Membangun Epistemologi Pendidikan Islam”, Jurnal Almufida Vol. I No. 1 Juli-Desember 2016, http://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/almufida/article/download/104/99, laman diakses tanggal 7 Mei 2020.
Sarjono. (2005). “Nilai-Nilai Dasar Pendidikan Islam”, Jurnal Pendidikan Agama Islam. Vol. ll, No. 2, 2005, http://digilib.uin-suka.ac.id/8694/1/SARJONO% 20NILAI-NILAI%20DASAR%20PENDIDIKAN%20ISLAM.pdf.