Main Article Content

Abstract

Pembelajaran membaca di sekolah menekankan pada tujuan pemahaman, penyerapan pemerolehan kesan dan pesan atau gagasan yang tersurat. Untuk tujuan tersebut seorang siswa harus dapat mengenali kata demi kata, pemahaman kelompok kata/frasa, kalusa, kalimat atau teks secara keseluruhan. Kegiatan membaca dilaksanakan di sekolah melibatkan pemikiran, penataran, emosi dan disesuaikan dengan tema dan jenis bacaan yang dihadapinya. Salah satu aspek elemen dasar kegiatan pembelajaran bahasa, khususnya yang berhubungan dengan kegiatan membaca, yaitu aspek mekanis kegiatan dan kemampuan membaca. Diharapkan dengan mengenal aspek ini, para instruktur dan tenaga pengajar bahasa pada semua tingkatan dapat mengambil manfaatnya untuk lebih mengoptimalkan usaha mereka dalam membantu seseorang belajar bahasa khususnya pada aspek membaca.

Keywords

Keterampilan Membaca Strategi Speed Reading

Article Details

How to Cite
Harianto, E. (2020). Keterampilan Membaca dalam Pembelajaran Bahasa . Didaktika: Jurnal Kependidikan, 9(1), 1-8. Retrieved from https://jurnaldidaktika.org/contents/article/view/2

References

  1. Burmeister, Lou E. (1978). Reading Strategies for Middle and Secondary School Teachers. Massachusetts Addison-Wesley Publishing Company.
  2. Depdikbud. (1994). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
  3. Firman, F. (2015). Terampil Menulis Karya Ilmiah (S. P. Mirnawati, Ed.). Penerbit Aksara Timur. http://repository.iainpalopo.ac.id/id/eprint/2847/
  4. Nurhadi. (1989). Membaca Cepat dan Efektif. Bandung: YA3
  5. Soedarsono. (1993). Sistem Membaca Cepat dan Efektif. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  6. Spache, George D. (1962). Is This a Breakthrough in Reading?, in The Reading Teacher pp. 258-263
  7. Tampubolon, D.P. (1990). Kemampuan Membaca Teknik Membaca Efektif dan Efisien. Bandung: Angkasa.
  8. Tarigan, Henry Guntur. (1985). Membaca dalam Kehidupan. Bandung: Angkasa.
  9. Tarigan, Henry Guntur. 1994. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.