Main Article Content

Hasrul Hasrul

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengungkap Penerapan Pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Siswa  kelas VI UPT SD Negeri 054 Kanandede Kecamatan Limbong Kabupaten Luwu Utara, dan (2) Untuk mengungkap pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas terhadap motivasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Siswa  kelas VI UPT SD Negeri 054 Kanandede Kecamatan Limbong Kabupaten Luwu Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran, dimana setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas VI UPT SD Negeri 054 Kanandede Kecamatan Limbong Kabupaten Luwu Utara. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar peserta didik  mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu masing-masing 58,33%, 75,00%, dan 87,50%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa   secara klasikal telah tercapai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah proses pembelajaran dengan Pembelajaran Terstruktur Dengan Pemberian Tugas dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik Kelas VI UPT SD Negeri 054 Kanandede Kecamatan Limbong Kabupaten Luwu Utara, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.

Metrics

Metrics Loading ...

Article Details

How to Cite
Hasrul, H. (2020). Penerapan Pembelajaran Terstruktur dengan Pemberian Tugas terhadap Hasil Belajar IPS pada Siswa Kelas VI UPT SD Negeri 054 Kanandede Kecamatan Limbong Kabupaten Luwu Utara. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 9(1), 131-146. Retrieved from https://jurnaldidaktika.org/contents/article/view/18
References
Ali, Muhammad. (1996). Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindon.
Arikunto, Suharsimi. (1998). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineksa Cipta.
Combs. Arthur. W. (1984). The Profesional Education of Teachers. Allin and Bacon, Inc. Boston.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1994). Petunjuk Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar. Jakarta. Balai Pustaka.
Djamarah, Syaiful Bahri. (1994). Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Banjarmasin: Fakultas Tarbiyah IAIN Antasasi.
Djamarah, Syaiful Bahri. (2000). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineksa Cipta.
Hamalik, Oemar. (1999). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Hasibuan. J.J. dan Moerdjiono. (1998). Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
KBBI. (1996). Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka.
Kemmis, S. dan Mc. Taggart, R. (1988). The Action Research Planner. Victoria Dearcin University Press.
Ngalim, Purwanto M. (1990). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Purwanto, N. (1988). Prinsip-prinsip dan Teknis Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Rustiyah, N. K. (1991). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Bina Aksara.
Sardiman, A.M. (1996). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Bina Aksara.
Soekamto, Toeti. (1997). Teori Belajar dan Model Pembelajaran. Jakarta: PAU-PPAI, Universitas Terbuka.
Soetomo. (1993). Dasar-dasar Interaksi Belajar Mengajar. Surabaya Usaha Nasional.
Sudjana, N dan Ibrahim. (1989). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru.
Suryabrata, Sumadi. (1990). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Andi Offset.
Syah, Muhibbin. (1995). Psikologi Pendidikan, Suatu Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Usman, Moh. Uzer. (2001). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Wetherington. H.C. and W.H. Walt. Burton. (1986). Teknik-teknik Belajar dan Mengajar. (terjemahan) Bandung: Jemmars.